KEMBAR SIAL : CHAPTER 2
KASIH IBU SEPANJANG MASA, KASIH BAPAK SEMANIS MAUDY AYUNDA

Hari minggu merupakan hari yang tepat untuk nyeuseuh sapatu, bukan hari yang tepat buat ngajak jalan kamu, kamunya udah nikah. Di hari minggu ini, Oded dan Dedi berniat untuk nyusuber, nyuci
sepatu bersama, karena kebersamaan dapat mengalahkan segalanya, edan. Niat hanyalah sekedar niat, akhirnya mah mereka berdua main ps di rental dekat rumah mantan Oded yang ke -1, alias mantan gebetan yang keburu ditikung teman.
Diperjalanan, ada seorang pedagang gorengan terjatuh karena tersandung batu kenangan, semua dagangan berserakan. Oded sih cuek, kemudian melanjutkan perjalanan. Namun, Dedi merasa iba, hatinya tergerak untuk membantu pedagang tersebut, dia membantu memungut dagangan yang berserakan, beberapa dimakan secara sembunyi-sembunyi da lapar.
Pepatah mengatakan, kalau mau makan cuci tangan dulu, sebenarnya, ada baiknya ketika mau makan harus ada makanan dahulu, marukan makan bisa tayamum. Dedi lupa cuci tangan, padahal tadi abis nyuci sepatu yang bekas nginjek feses kuda nil. Loh? ko bisa? jadi gini ceritanya guys.
One morning in the deep dark forest, Oded dan Dedi diundang untuk menjadi model disalah satu majalah paling gak laku didaerahnya. Manajemen majalah tersebut terpukau dengan ketampanan mereka berdua yang meskipun rada belegug tapi ya gapapa, kan cuman difoto, gak akan ngisi soal ulangan fisika, apalagi formulir pendaftaran capres 2020, ngga guys.
Oded dan Dedi pun memenuhi permintaan dari pihak majalah tersebut, kapan lagi atuh daks. Namun, nampaknya kendala datang dari ibu negara, Bunda Jarkasih merasa tak enak hati sehingga seperempat hati mengizinkan putra kembarnya. Usut punya usut, semalam Bunda Jarkasih mimpi jadi juara x factor, eh maksudnya mimpi buruk guys. Bunda jarkasih mimpi Oded dan Dedi mengalami suatu musibah di suatu hutan belantara, mereka melihat mantan yang dulunya biasa aja aja jadi level maudy ayunda, musibah banget.
Atas dasar mimpi itulah, Bunda Jarkasih enggan melepas kedua putranya itu pergi ke deep dark forest. So, Oded berkata,
Oded : "Iraha deui atuh mom?" dengan memasang wajah memelas.
Dedi : "Thats right mom, kapan lagi kita jadi bintang sinetron"
BJ : "Dipoto doang juga kalian mah balaga"
Oded : "Kita janji gabakalan macem-macem deh, love you mom" sembari menyelipkan uang 50rb ke tangan Bunda Jarkasih.
BJ : "Iya sok tihati" sembari minta tambahan 4 juta.
Mereka berangkat menggunakan motor mio kesayangannya, belum sampai tujuan, masih didepan rumah eh motornya mogok. Terpaksa mereka mengambil kembali uang dari Bunda Jarkasih da buat service di dealer honda, bosen yamaha terus. Oke next, slowly tapi pasti mereka akhirnya sampai dilokasi pemotretan. Setelah diselidiki lebih lanjut, tenyata itu lokasi pemotretan pre wedding mantan oded, dadas guys.
Serius ah sekarang mah, mereka akhirnya sampai dilokasi pemotretan majalah "NackaL BeuD". Disana, para kru terlihat sedang tertidur pulas. Heran dengan kejadian tersebut, mereka baru sadar, mereka itu datangnya telat, telat 2 minggu.
Tak mau waktu kembali terbuang secara sia-sia, Oded dan Dedi segera membangunkan para kru, kemudian diberi ucapan, "selamat pagi:)". Terbangun dari tidurnya, para kru pun memasang peralatan shooting serta memakaikan kostum untuk Oded dan Dedi. Pemotretan pun dimulai.
8 jam berlalu, kamera tidak bisa digunakan, kemudian muncul notifikasi "aku lelah bang". Ah shit, terpaksa pemotretan menggunakan hp kros yang ada bagasinya. Keren, tapi agak remang-remang, meski begitu dapat menurunkan efek hinyai pada wajah, sehingga terkesan misterius dan teu ngamodal.
Take pertama, latar berada ditengah hutan sunyi sepi yang dibalut seberkas cahaya suci melalui sela-sela pohon rindang. Take kedua, Oded bergaya standar anak sma dengan mata menatap tajam ke kamera, mengindikasikan bahwa Oded merupakan pria yang tampan diluar, namun penuh dengan keberanian serta ketulusan didalam. Sementara Dedi, dia bergaya swag dengan menggunakan kemeja kotak-kotak yang gaada kancingnya, untuk efek rude boy.
Nah, di take yang ketiga, berlatar di sungai yang masih natural, belum tersentuh oleh kaum alay yang suka popotoan aja ai renangnya ngga. Saking naturalnya, hewan penghuni sungai ini pun masih lestari serta dengan bebasnya berkeliaran. Sebut saja, buaya yang bulu matanya lentik, ular piton yang diperutnya ada tato rolling stones, lintah darat yang suka main air, serta kuda nil yang hobinya makan selingkuhan, ah pokonya mah beragam.
Disini Oded dan Dedi berpose dekat dengan hewan-hewan tersebut, harus senatural mungkin biar kesan nackal beudnya keluar dengan maksimal. Oded duduk menyamong diatas punggung buaya, sedangkan Dedi beradegan memamngku ular piton yang ditemani lintah di bitis sebelah kirinya.
Terlalu asyik dengan hewan yang lain, kuda nil pun dilupakan. Kuda nil tersebut merasa useless banget, dan akhirnya memutuskan untuk keluar dari sungai dan mencari udara segar didarat sembari ngemil daun krispi. 3 jam berlalu, perut kuda nil tersebut mulai bereaksi, tanda bahwa dia terlalu banyak memakan daun krispi tersebut sehingga harus segera dikeluarkan. Feses pun keluar dengan syahdunya.
Kembali ke pemotretan Oded dan Dedi. Alhamdulillah, setelah menempuh waktu yang lama dengan ratusan kali salah gaya, pemotretan ini pun dinyatakan selesai. "Makasih bang, akhirnya beres juga" ujar salah satu kru majalah tersebut.
Dedi : " Thanks juga mas, berkesan banget"
Oded : "Iyaduh, aku jadi banyak balas bogo gini. Tapi gapapa, aku kuat," sembari menunjukan punggungnya yang tiba-tiba banyak havur.
Kru : "Siplah, lain kali kita pemotretan lagi"
Oded dan Dedi : "Ogah!" kemudian ninju wajah kru tersebut.
Siapa juga yang rela tubuhnya penuh dengan balas bogo, ngga banget. Dengan betenya, Oded dan Dedi pulang, tanpa pamit, apalagi selebrasi. Sialnya, baru 3 langkah di darat, mereka tersandung batu kenangan, dan terjatuh tepat di ranjau darat karya kuda nil tadi. Uh, baunya gan.
Ya jadi darisitulah asal usul tangan bau feses kuda nil tadi, mungkin agak sedikit mengada-ngada, tapi nya kumaha:(. Sekarang kita kembali ke tukang cilok yang terkapar tadi.
Setelah dibantu oleh Dedi, tukang gorengan tersebut mengucapkan banyak terimakasih kepada Oded padahal Dedi yang ngebantuin, ada 3 juta kali mah. Ya maklum kalau ada orang yang bingung dengan mereka berdua, mereka ini kan kembar, jadi sulit untuk dibedakan, kecuali pakai mikroskop.
Sesampainya mereka di lokasi rental ps, mereka pun bergegas masuk dan menggembok sendal mereka, maklum di rental ps ini angka kriminalitasnya cukup tinggi, sendal ditinggal bentar aja suka ilang, apalagi pacar. Oded yang bertugas untuk job penggembokan ini.
12 jam mereka asyik main ps, hingga tak terasa keluarga dirumah merasa
Disisi yang lain, Oded dan Dedi merasa cukup pusing dikarenakan terlalu lama sendiri, karena kelamaan main ps juga. Untuk hal itu lah mereka memutuskan untuk menyudahi permainan dan segera menelpon Papa Bagus soalnya lupa tadi belum bilang mau main ps.
Betapa terkejutnya Dedi ketika mengecek hpnya, keringat tiba-tiba bercucuran, dikarenakan, ada sms paket internet anda sudah habis. Namun, ketika Oded mengecek hpnya, ada 240 kali panggilan gagal, 320 sms masuk, 40 notifikasi instagram, 0 notifikasi dari doi. Bahaya besar, mereka baru sadar bahwa mereka telah menghilang dari rumah terlalu lama.
Dengan secepat kilat, mereka bergegas pulang, namun kesialan terjadi kembali, sendal mereka ada yang steal, padahal udah digembok, tetap saja its gone. Oded pengen nangis, tapi Dedi mengingatkan bahwa lelaki sejati itu nangisnya cuman untuk 2 hal, ulangan jelek dan mantan nikah sama bapa sendiri. Okey Oded gajadi nangis, dengan sekuat tenaga mereka pulang, meski tanpa alas kaki.
Dirumah, Oded dan Dedi kaget, kakinya gemetar, hati teriris. Ada bendera kuning di gerbang rumah mereka. Oded dan Dedi pun tak kuasa menahan tangis, diiringi sirine tim sar yang masih melakukan pemcarian. Mereka masuk kerumah, masih dengan isak tangis yang tak tertahankan. Dan ternyataaa.....
Papa Bagus ikutan partal golbar! pantesan aja didepan ada bendera kuning, huft. Bunda Jarkasih segera menghampiri mereka berdua dan menampar mereka berdua, "I'm so worried, kehed!", kemudian memeluk mereka berdua.
Amanat yang bisa diambil dari kisah barusan, mungkin gaada. Tapi yang pastinya, ingat satu hal. Jangan pernah main ps tanpa memberi tau orang tua, bisa jadi kalian bersenang-senang diluar, tapi keluarga dirumah, merasa sangat khawatir. Ingatlah kawan, kasih ibu sepanjang masa, kasih bapak semanis maudy ayunda.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment