Pilih Mantan atau Gebetan?


Hai lads, apa kabar nih kalian wahai muda-mudi yang berbahagia? gimana udah bisa makan tanpa diingetin sama doi belum? atau masih aja harus di bm "gera makan ih, sini aku suapin" ? plis lads, itu geli banget (meskipun gue pernah, sering malahan). Percaya atau tidak, survey membuktikan 5 dari 10 orang sering ngingetin makan ke doi, 5 sisanya jomblo, dan 3 dari 5 jomblo tersebut berstatus jomblo ngenes, ih, ngeri gak tuh?

Semua orang yang ada di dunia ini pasti pernah merasakan yang namanya cinta, mulai dari yang anak-anak, remaja, dewasa, hingga penyuka film dewasa pun pasti pernah merasakannya.
Tentu saja tiap orang mempunyai pemikiran yang berbeda-beda dalam menafsirkan apa arti cinta sebenarnya. Ada yang menafsirkan bahwa cinta itu anugrah, itu jika kedua belah pihak saling mencintai satu sama lain. Namun ada juga yang menafsirkan bahwa cinta itu musibah, jika dalam kisah cinta tersebut hanya salah satu pihak yang mencintai sedangkan pihak yang satunya mencintai pihak yang lain (sebut saja pihak ketiga, biasanya orang ganteng atau kaya raya). 

Ngomongin soal cinta ga akan jauh dari kata Mantan dan Gebetan, kata tersebut sudah tidak asing lagi di telinga kita. Tapi sebelumnya, ada yang belum tau apa itu Mantan ataupun Gebetan? saya yakin kalian semua sudah tau lah ya, orang itu bahan bully an sehari-hari.

MANTAN

Kadang saya suka merinding saat mendengar kata tersebut, serem-serem gimana gitu. Mantan yaitu alumni hati yang telah pergi, namun bisa juga kembali. Saat putus dari mantan tiap orang punya cara tersendiri untuk menentukan setelahnya akan bagaimana, ada yang kembali jadi temenan, ada yang musuhan, ada juga yang adik-kakak an, bahkan ada yang sampe tawuran.


Entah kenapa, pacar akan terlihat lebih menarik saat sudah menjadi mantan dan disaat itu pula kita berfikir "ko pas sama gue ga gini ya?". Jika mantan adalah sebuah makanan, mantan bakalan jadi satu-satunya makanan yang mengandung banyak kenangan. Mantan identik dengan kata "balikan", dan disaat kita ngajak balikan si mantan malah bilang "kenapa? ada yang ketinggalan?" . 


GEBETAN

Sasaran empuk teman kalian untuk dibully biar ga jadian, biasalah niat busuk sesorang teman. Gebetan adalah cikal bakal pacar yang belum pasti jadi nggaknya, bisa sukses bisa juga malah ditikung. Yang ditunggu-tunggu dari gebetan tentu saja jadian, sedangkan yang paling dihindari setelah jadian yaitu dikenakankannya "pajak jadian" oleh teman-teman kalian. Masih mending pacarannya bisa langgeng, kan kasian kalo cuman sesaat. Itu adalah versi mudahnya, ngegebet - tembak - jadian.


Namun tidak semua orang bisa semudah itu untuk menaklukan sang gebetan, bahkan harus bersusah payah karena banyak saingan yang turut serta. Tidak jarang berakhir tragis seperti tiba-tiba ditikung temen sendiri, ga aneh sih itu sudah biasa. Lebih tragis lagi jika temen tersebut berkedok sebagai tim sukses kamu, bilangnya sih mau ngebantuin tapi nyatanya malah ngeduluin. Terlepas dari soal tikung menikung, justru yang paling sedih adalah ketika kita punya banyak gebetan tapi ga pernah ada yang mau jadi pacar.

Bisa dibilang Mantan adalah sebuah cerita lama yang hanya orang-orang tertentu yang berminat untuk kembali membacanya, sedangkan Gebetan adalah sebuah cerita baru yang banyak diminati sehingga kita harus berjuang keras untuk mendapatkannya .


So, kalian pilih yang mana? balikan sama Mantan atau jadian sama Gebetan?


1 comment: